Batang - Mahasiswa D3 Administrasi Pajak PSDKU Undip Kampus Batang terjun langsung ke masyarakat untuk mendalami dan mempraktikkan ilmu bidang perpajakan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik. Para mahasiswa, diturunkan langsung ke 5 desa di lingkungan kampus yaitu Tumbrep, Bandar, Sidayu, Wonokerto dan Kambangan.
Batang - Mahasiswa D3 Administrasi Pajak PSDKU Undip Kampus Batang terjun langsung ke masyarakat untuk mendalami dan mempraktikkan ilmu bidang perpajakan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik. Para mahasiswa, diturunkan langsung ke 5 desa di lingkungan kampus yaitu Tumbrep, Bandar, Sidayu, Wonokerto dan Kambangan.
Sebanyak
65 mahasiswa yang terbagi dalam beberapa kelompok mempraktikkan penilaian dan
penyusutan aset baik berupa tanah desa maupun infrastruktur pemerintahan desa
dengan nara sumber perangkat desa setempat.
Dosen
Administrasi Pajak PSDKU Undip Batang Retno Dwi Irianto menerangkan, tujuannya
untuk membekali para mahasiswa langsung pendalaman mata kuliah pada bidang
administrasi perpajakan.
“Ini
upaya kami membangun etika mahasiswa dalam berkomunikasi dan berkolaborasi
dengan pemangku kebijakan dalam menghadapi dan mencari solusi penyelesaian
permasalahan di lapangan,†katanya, saat ditemui di Desa Sedayu Bandar,
Kabupaten Batang, Senin (16/12/2024).
Retno
menegaskan, selain memiliki kompetensi di bidang keilmuannya, para mahasiswa
juga harus menguasai keterampilan, sehingga menjadi tenaga yang siap pakai
ketika kembali ke masyarakat dan dunia kerja.
Para
kepala desa mengapresiasi dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut karena dapat
dijadikan sebagai ajang mahasiswa Undip PSDKU Batang bertukar pikiran.
“Mahasiswa
kami bisa berdiskusi terkait keilmuannya, sekaligus memberikan pengalaman fakta
lapangan diluar teori kepada mahasiswa yang masih sangat membutuhkan
pengalaman,†ujar dia.
Banyak
pengalaman yang sangat bermanfaat ketika mendapat tambahan wawasan ilmu
lapangan para kepala desa atau perangkat desa. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri
Rahayu)