Konservasi Karang di Batang, Upaya Selamatkan Biota Laut dari Penurunan Produksi

Senin, 16 Desember 2024 Jumadi Dibaca 1.559 kali Lingkungan
Konservasi Karang di Batang, Upaya Selamatkan Biota Laut dari Penurunan Produksi
Batang - Perairan Kabupaten Batang yang menjadi bagian dari Laut Jawa, dikenal memiliki potensi perikanan yang besar. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, potensi ini menghadapi tantangan serius. Penurunan jumlah biota laut, termasuk ikan, menjadi perhatian utama para pemangku kepentingan.

Batang - Perairan Kabupaten Batang yang menjadi bagian dari Laut Jawa, dikenal memiliki potensi perikanan yang besar. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, potensi ini menghadapi tantangan serius. Penurunan jumlah biota laut, termasuk ikan, menjadi perhatian utama para pemangku kepentingan.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah konservasi terumbu karang, seperti program Karang Maheso yang digagas bersama Universitas Diponegoro (Undip) dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI).

“Kami telah melakukan konservasi terumbu karang buatan atau biasa disebut fish apartment. Hasilnya, karang-karang buatan yang dipasang itu mulai tumbuh,” kata Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Batang Windu Suriadji saat ditemui di Kantornya, Senin (16/12/2024).

Windu optimistis, jika terumbu karang buatan ini terus dikembangkan, ekosistem laut Batang dapat kembali pulih dan laju pertumbuhan karang di sana terpantau cukup cepat dibandingkan dengan daerah lainnya.

Menurut Windu, kondisi perairan Batang tidak lagi sebening perairan di Karimunjawa. Aktivitas manusia dan tekanan dari nelayan yang berebut wilayah tangkapan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 7-12 menjadi salah satu penyebabnya.

“Produksi ikan semakin berkurang karena persaingan ini. Namun, kami berharap kehadiran terumbu karang buatan dapat meningkatkan populasi ikan di sekitar perairan Batang dan Laut Jawa ke depannya,” jelasnya.

Selain konservasi, langkah lain untuk mendukung keberlanjutan perikanan di Batang adalah edukasi melalui kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) yang digelar oleh BMKG Maritim Tanjung Mas Semarang.

Windu juga menjelaskan bahwa, SLCN bertujuan memberikan pemahaman kepada nelayan tentang pentingnya mempersiapkan diri sebelum melaut, terutama terkait cuaca.

“Melalui kegiatan ini, nelayan dibekali informasi tentang tinggi ombak, lokasi kelompok ikan, hingga penggunaan aplikasi cuaca yang dapat diunduh di ponsel mereka. Informasi ini penting agar nelayan dapat melaut dengan aman dan efektif,” terangnya.

Program SLCN diikuti oleh berbagai pihak, termasuk nelayan, penyuluh perikanan, dan stakeholder terkait. Windu berharap, dengan adanya pelatihan ini, risiko kecelakaan laut akibat cuaca buruk dapat diminimalkan.

Konservasi terumbu karang dan edukasi cuaca menjadi dua langkah strategis yang diharapkan dapat memulihkan kondisi perairan Batang. Dengan karang buatan yang terus tumbuh, ekosistem laut perlahan dapat pulih, memberikan habitat yang layak bagi ikan-ikan untuk berkembang biak.

“Kami optimistis, jika program konservasi dan edukasi seperti ini terus dilanjutkan, biota laut di perairan Batang dapat kembali melimpah. Dengan begitu, kesejahteraan nelayan juga akan meningkat,” pungkasnya.

Upaya ini tidak hanya menjadi langkah menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menjadi warisan penting bagi generasi mendatang. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184