Kepala Dinsos Batang Minta, PKH Jaga Netralitas Dalam Program Bantuan Sosial

Senin, 11 November 2024 Jumadi Dibaca 979 kali Pelayanan Publik
Kepala Dinsos Batang Minta, PKH Jaga Netralitas Dalam Program Bantuan Sosial
Batang - Di tengah perbincangan paslon bupati dan wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada 2024, Program Keluarga Harapan (PKH) kembali menjadi sorotan. Isu pemanfaatan program bantuan sosial sebagai alat politik kemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati menuai tanggapan tegas dari Dinas Sosial Kabupaten Batang.

Batang - Di tengah perbincangan paslon bupati dan wakil bupati, gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada 2024, Program Keluarga Harapan (PKH) kembali menjadi sorotan. Isu pemanfaatan program bantuan sosial sebagai alat politik kemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati menuai tanggapan tegas dari Dinas Sosial Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Sosial Batang Willopo mengatakan, isu tersebut tidak dibenarkan. Isu itu muncul dan berkembang di tahun-tahun politik atau di hari-hari politik.

“Sesuai aturan yang ada, pendamping PKH tidak boleh terlibat dalam politik praktis, dukung mendukung atau mengajak, tapi mereka juga punya hak pilih di TPS dan itu sah-sah saja,” katanya saat ditemui di Kantor Dinsos Batang, Kabupaten Batang, Senin (11/11/2024).

Menyikapi isu yang berkembang, Dinsos Batang telah melakukan dengar pendapat dengan Komisi B DPRD Kabupaten Batang. Willopo menegaskan bahwa program PKH akan tetap berjalan sesuai arahan pemerintah pusat.

“Tidak ada ancaman ke penerima PKH kalau tidak memilih paslon ini bantuan akan dihentikan atau dicoret,” jelasnya.

Namun, Willopo tidak menutup mata terhadap kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan program ini.

“Jika ada personal pendamping penerima PKH melakukan pressure seperti itu, akan kita selidiki,” tegasnya.

Ia juga memberikan imbauan kepada para pendamping PKH, bekerjalah secara profesional dan optimal sebagai pendamping program keluarga harapan. Untuk memastikan bantuan sosial yang digulirkan oleh Kementerian Sosial ini bisa sampai pada yang berhak menerima. Program PKH sendiri memiliki kriteria penerima yang jelas dan terukur.

“Penerima manfaat betul-betul murni sudah sesuai dengan aturan yang ada. Yang pertama masuk DTKS, kemudian ada komponen ibu hamil, balita, disabilitas, lansia, anak sekolah mulai dari SD, SMP dan SMA sederajat,” terangnya.

Willopo menambahkan, perubahan data penerima bantuan pun tidak bisa dilakukan sembarangan.

“Data dari pusat kita tidak bisa merubah dengan serta merta. Kalau kita mengusulkan bisa, misalnya diusulkan untuk ketidaklayakan. Ketidaklayakan itu berarti yang kemarin dapat bantuan karena dinilai sudah layak atau lulus atau bisa mandiri atau sudah memiliki usaha bisa diganti dengan penerima manfaat yang masih menunggu antrean,” imbuhnya.

Ia menekankan harapannya agar tidak ada pendamping PKH yang melakukan kewenangan untuk komoditas politik di Pilkada.

Netralitas program bantuan sosial seperti PKH menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan publik dan memastikan bantuan tepat sasaran, terutama di masa-masa politik seperti saat ini.

“Bekerjalah sesuai aturan yang ada, tidak terlibat dalam politik praktis, apalagi mempengaruhi ataupun mengancam, menekan pada penerima manfaat. Kalau ada yang lapor akan kita pelajari, investigasi ke lapangan dan kita tindaklanjuti,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184