Jaga Kelestarian Budaya, Ratusan Generasi Muda Tonton Pagelaran Wayang Kulit di Batang

Kamis, 07 November 2024 Jumadi Dibaca 2.061 kali Seni dan Budaya
Jaga Kelestarian Budaya, Ratusan Generasi Muda Tonton Pagelaran Wayang Kulit di Batang
Batang - Ratusan generasi muda menonton pagelaran wayang kulit dengan Lakon Babat Wanamarta dengan dalang Ki Sigit Ariyanto dari Rembang yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang.

Batang - Ratusan generasi muda menonton pagelaran wayang kulit dengan Lakon Babat Wanamarta dengan dalang Ki Sigit Ariyanto dari Rembang yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang.

Pagelaran ini dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional setiap tanggal 7 November merupakan momentum yang berharga bagi kita sebagai bangsa Indoneisa untuk semakin meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap warisan budaya.

Tidak hanya itu, acara ini dihibur oleh H. Sakirun (Kirun) dan Cak Pelog dari Madiun yang akan semakin memeriahkan masyarakat Kabupaten Batang.

Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro mengatakan, seni pertunjukan wayang kulit masih terpelihara dengan baik. Hari Wayang Nasional yang kita peringati pada hari ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengekspresikan kecintaan kita terhadap seni budaya wayang, tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan dan mempromosikannya kepada generasi muda.

“Promosikan kepada generasi muda. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya Indonesia agar tetap terjaga kelestariannya,” ungkapnya saat Memperingati Hari Wayang Nasional di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Kamis (7/11/2024) malam.

Melalui pagelaran wayang kulit ini, kita dapat menyaksikan pertunjukan yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga kaya akan makna dan pesan-pesan moral yang sangat relevan dengan kehidupan kita saat ini.

“Seni pertunjukan wayang kulit bukanlah sekadar hiburan semata, melainkan manifestasi dari kearifan lokal yang perlu kita jaga dan lestarikan. Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk memelihara dan meneruskan warisan budaya ini agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi-generasi mendatang,” tegasnya.

Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Batang, khususnya generasi muda, untuk terus mendukung dan terlibat aktif dalam upaya pelestarian seni pertunjukan wayang kulit.

“Jadikan pagelaran wayang kulit ini sebagai momentum untuk mengenal lebih dekat dan mencintai budaya adiluhung Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki yang diwakili oleh Asisten Administrasi dan Umum Setda Batang Sugeng Sudiharto menyampaikan, Wayang kulit merupakan salah satu warisan budaya adiluhung yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Sejak berabad-abad lalu, seni pertunjukan wayang kulit telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat khusus di Jawa. Melalui pertunjukan wayang, kita dapat menyaksikan cerita-cerita apik yang kaya akan nilai-nilai luhur, seperti kepahlawanan, kesetiaan, kebijaksanaan, dan perjuangan.

“Melalui pagelaran wayang kulit ini, kita dapat menyaksikan pertunjukan yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga kaya akan makna dan pesan-pesan moral yang sangat relevan dengan kehidupan kita saat ini. Nilai-nilai kepahlawanan, keadilan, dan kebijaksanaan yang terkandung dalam cerita-cerita wayang dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjadi manusia yang lebih baik, bijaksana, dan berkarakter,” jelasnya.

Seni pertunjukan wayang kulit bukanlah sekadar hiburan semata, melainkan juga merupakan manifestasi dari kearifan lokal yang perlu kita jaga dan lestarikan. Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk memelihara dan meneruskan warisan budaya ini agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi-generasi mendatang.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Batang, khususnya generasi muda, untuk terus mendukung dan terlibat aktif dalam upaya pelestarian seni pertunjukan wayang kulit. Jadikan pagelaran wayang kulit ini sebagai momentum untuk mengenal lebih dekat dan mencintai budaya adiluhung Indonesia,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184