Canggihnya Digitalisasi Sastra, Tak Menggeser Mading Konvensional

Sabtu, 05 Oktober 2024 Jumadi Dibaca 1.492 kali Pendidikan dan Latihan
Canggihnya Digitalisasi Sastra, Tak Menggeser Mading Konvensional
Batang - Majalah dinding (mading) yang marak di era 90 hingga 2000-an, mulai digencarkan kembali oleh para pelajar SMKN 1 Batang. Meski persaingan dengan teknologi digital makin sengit, namun geliat itu ditunjukkan lewat digelarnya lomba mading, agar kemampuan literasi dan tulis anak tidak tergeser oleh kecanggihan teknologi informasi.

Batang - Majalah dinding (mading) yang marak di era 90 hingga 2000-an, mulai digencarkan kembali oleh para pelajar SMKN 1 Batang. Meski persaingan dengan teknologi digital makin sengit, namun geliat itu ditunjukkan lewat digelarnya lomba mading, agar kemampuan literasi dan tulis anak tidak tergeser oleh kecanggihan teknologi informasi.

Ketua Panitia sekaligus guru bahasa Indonesia Kiki Oktavia mengatakan, meskipun setiap harinya berkutat dengan aktivitas pelajaran kewirausahaan, ternyata kreativitas anak dalam mengolah kata dan sastra makin lihai.

“Dari tata letak, redaksi dan konten dibuat sendiri, mereka punya potensi yang diibaratkan berlian terpendam dan perlu diberi ruang berkarya,” katanya, saat memantau proses pembuatan mading, untuk memeriahkan Bulan Bahasa, di ruang kelas SMKN 1 Batang, Kabupaten Batang, Jumat (4/10/2024).

Melihat antusiasme warga sekolah, even ini akan digelar rutin tiap bulannya, yang dirutinkan setiap kelas bergantian dengan tema berbeda-beda. “Kelas di sini beragam, jadi bisa dinikmati sambil berkeliling karena karya mading anak akan dipajang di belakang kelas,” jelasnya.

Salah satu perwakilan peserta Farela kelas X DKV 1 mengungkapkan, madingnya berjudul "TEKAT" atau Tempelan Karya DKV Satu bertema adat Jawa. “Di dalamnya beragam karya sastra teman-teman, seperti komik "Kehilangan", puisi "Kasih Sayang kepada Ibu" dan lainnya,” tuturnya.

Ia tak mempermasalahkan dengan digitalisasi karya sastra, namun tetap saja ada sisi lebih dan kurangnya.

“Memang enak tinggal baca di hp, tapi kekurangannya kita jarang berinteraksi dan mata jadi cepat sakit. Lebih asyik baca karya sastra konvensional di perpustakaan, setidaknya sepekan sekali,” ungkapnya.

Terkait bulan bahasa, ia menyayangkan penggunaan tata bahasa Indonesia yang diucapkan bercampur bahasa daerah (Jawa). “Selain tidak tepat dalam pengucapan, ketika didengar pun jadi aneh karena tidak ada kesesuaian,” ujar dia.

Beragam even lain juga digelar untuk memeriahkan Oktober sebagai bulan bahasa. Di antaranya workshop revitalisasi perkabaran sekolah, parade karya sastra, penerbitan buku dan uji kompetensi bahasa Indonesia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184