Desa Gringgingsari Jadi Lokasi Pagelaran Wayang Kulit MPR RI

Senin, 16 September 2024 Jumadi Dibaca 2.259 kali Seni dan Budaya
Desa Gringgingsari Jadi Lokasi Pagelaran Wayang Kulit MPR RI
Batang - Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, kembali menjadi pusat perhatian. Di tengah malam yang syahdu, pagelaran wayang kulit semalam suntuk digelar dengan Lakon "Pandu Suwargo" oleh dalang kondang, Ki Atmo Subarno. Acara ini digelar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus menyatukan masyarakat, terutama menjelang Pilkada 2024.

Batang - Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, kembali menjadi pusat perhatian. Di tengah malam yang syahdu, pagelaran wayang kulit semalam suntuk digelar dengan Lakon "Pandu Suwargo" oleh dalang kondang, Ki Atmo Subarno. Acara ini digelar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus menyatukan masyarakat, terutama menjelang Pilkada 2024.

Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah menyatakan bahwa, pagelaran wayang kulit bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan tuntunan dan pesan-pesan moral.

“Membawa wayang ke sini bukan hanya untuk menghibur, tapi juga sebagai upaya kita melestarikan kebudayaan daerah. Wayang itu bukan sekadar tontonan, tapi juga tuntunan. Ada nilai-nilai yang bisa kita ambil, terutama di tengah Pilkada ini, penting bagi kita untuk tetap menjaga persatuan,” katanya saat ditemui di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (15/9/2024) malam.

Selain wayang, acara ini juga menampilkan tarian anak-anak yang menggemaskan, seperti tarian Babalu dan peragaan batik Gringsing, yang merupakan ikon budaya lokal. Tarian-tarian ini menunjukkan bahwa seni dan budaya bisa menjadi sarana untuk mempererat kerukunan.

Fauziah juga menekankan, pentingnya kerja sama dalam kehidupan sehari-hari, dengan mencontohkan para pemain gamelan yang tampil dalam acara tersebut.

“Kalau pemain gamelannya tidak bekerja sama, musik yang dihasilkan pasti tidak enak didengar. Ini juga berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari. Kerukunan dan kerja sama sangat penting, terutama di masa Pilkada. Pilihan boleh berbeda, tapi kita harus tetap rukun dengan tetangga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gringgingsari Khoirudin menyampaikan, apresiasi yang besar kepada MPR RI yang telah menghadirkan pagelaran wayang ini di desanya. “Kami sangat bersyukur karena tanpa harus mengajukan proposal, kegiatan ini diberikan kepada kami. Ini kali kedua pagelaran wayang diadakan di sini, setelah yang pertama pada tahun 2020,” tuturnya.

Menurut Khoirudin, kegiatan seperti ini tidak hanya menghibur masyarakat tetapi juga mengingatkan pentingnya melestarikan seni budaya Jawa.

“Wayang adalah warisan budaya yang harus dijaga, dan dari desa inilah kita memulai pembangunan negara. Jika desa maju, maka negara pun akan maju. Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat yang telah memberikan hiburan ini kepada masyarakat,” tegasnya.

Khoirudin juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik dalam Pilkada mendatang.

“Membangun desa itu harus dimulai dengan menjaga kerukunan. Walaupun pilihan kita nanti berbeda, kita tetap harus hidup rukun sebagai tetangga. Jangan sampai perbedaan ini merusak kebersamaan kita,” ujar dia.

Pagelaran wayang kulit ini menjadi simbol bahwa meski ada perbedaan dalam pilihan politik, nilai-nilai persatuan, kebersamaan, dan kerja sama tetap menjadi yang utama. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184