Rawan Punah, DPRD Jateng Intensifkan Pagelaran Wayang Golek

Senin, 01 Juli 2024 Jumadi Dibaca 2.138 kali Seni dan Budaya
Rawan Punah, DPRD Jateng Intensifkan Pagelaran Wayang Golek
Batang - Pagelaran wayang golek di jalur Pantura Kabupaten Batang masih mendapat perhatian dari kalangan muda. Kendati demikian, kerawanan akan hilangnya budaya tersebut, menginisiasi Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Batang dan Komisi B DPRD Jateng bersinergi mengintensifkan pagelaran.

Batang - Pagelaran wayang golek di jalur Pantura Kabupaten Batang masih mendapat perhatian dari kalangan muda. Kendati demikian, kerawanan akan hilangnya budaya tersebut, menginisiasi Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Batang dan Komisi B DPRD Jateng bersinergi mengintensifkan pagelaran.

Pagelaran wayang golek dengan lakon "Sulang Jono Sulangsari" yang mengisahkan kehidupan putra Tumenggung Bahurekso, menampilkan kepiawaian tiga dalang. Mereka adalah Ki Caswono Hadi, Ki H. Rohim dan Ki Kamadi.

Meski geliat berkesenian tinggi, namun anggota Komisi B DPRD Jateng, Sofwan Sumadi tetap menaruh keprihatinan, jika tidak adanya keberlanjutan.

“Sangat memprihatinkan, jika tidak dilestarikan, bisa jadi wayang golek diakui negara tetangga yang sedang intens mempelajarinya,” katanya, usai menyaksikan pagelaran, di Denasri Wetan, Kabupaten Batang, Minggu (30/6/2024).

Ia menegaskan, peran seniman sangat potensial dalam memperjuangkan kemerdekaan. Melalui kompetensinya, mereka juga berperan untuk meraih kemerdekaan.

“Kesenian tradisional lain yang rawan punah, seperti sintren dan kuntulan. Lewat tugas kami inilah, Komisi B berupaya menjaga kelestarian kesenian tradisional di Batang,” jelasnya.

Beberapa wilayah yang intens menjadi perhatian, dalam pelestarian kesenian tradisional seperti Kecamatan Tersono dan Bawang. Salah satunya wayang golek yang perlu dilestarikan, biar tidak punah.

Sementara itu, Ketua Harian Pepadi Batang Ki Tulus Wahyu Utomo mengapresiasi, atas perhatian anggota Komisi B terhadap pelestarian wayang golek. Pihaknya, tetap berupaya menunjukkan kontribusinya, agar menarik minat generasi muda, sebagai wujud regenerasi dalang wayang golek.

“Untuk regenerasi dalang wayang golek, kami siapkan Ki Kamadi yang juga tampil malam ini. Kiprahnya sudah sampai ke RRI Purwokerto dan Surakarta, jadi Kepiawaiannya mendalang sudah tidak perlu diragukan lagi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184