PMB Minta, Masyarakat & Petani Harus jadi Kesatuan Ekosistem Ekonomi

Jumat, 07 Juni 2024 Jumadi Dibaca 1.209 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
PMB Minta, Masyarakat & Petani Harus jadi Kesatuan Ekosistem Ekonomi
Batang - Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) bekerja sama dengan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) menggelar sarasehan bertema “Peluang dalam Budidaya Pertanian”.

Batang - Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) bekerja sama dengan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) menggelar sarasehan bertema “Peluang dalam Budidaya Pertanian”.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Wahyu Budi Santoso mengatakan, dalam era industrialisasi di Batang saat ini petani jangan sampai hanya sebagai penonton industri.

“Era industrialisasi sekarang petani dan pemerintah harus saling bersinergi. Sehingga, pendapatan petani bisa meningkat,” katanya saat ditemui di Dipaperta Batang, Kabupaten Batang, Jumat (7/6/2024).

Ketua PMB Heppy Trenggono mengatakan, tantangan petani saat ini lebih berat dibandingkan puluhan tahun lalu. Untuk itu, dirinya meminta, petani dan pemerintah harus bahu saling membahu untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Menjadi petani di Indonesia saat ini tantangannya lebih berat dibandingkan dengan periode beberapa puluh tahun lalu, maka kita perlu bahu membahu bersama pemerintah untuk membantu mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Founder Kedai Pangan dan Jaring Tani Ahmad Supriyadi menyampaikan mengenai budidaya tanaman koro pedang yang telah digelutinya.

“Nilai ekonomis dan strategis dari manfaat koro pedang sangat banyak. Diantaranya, untuk mengatasi kebutuhan impor kedelai yang sangat besar,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184