Kantor Pertanahan Kabupaten Batang Masih Menginventarisir Tanah Rawan Abrasi

Kamis, 06 Juni 2024 Jumadi Dibaca 1.403 kali Lingkungan
Kantor Pertanahan Kabupaten Batang Masih Menginventarisir Tanah Rawan Abrasi
Batang - Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Batang sedang intens melakukan inventarisasi terhadap tanah-tanah masyarakat yang terkena abrasi dan rawan musnah.

Batang - Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Batang sedang intens melakukan inventarisasi terhadap tanah-tanah masyarakat yang terkena abrasi dan rawan musnah.

Kepala Kantor Pertanahan (ATR/ BPN) Batang Zumrotul Aini menyatakan, bahwa kerjasama antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam penataan tanah di daerah rawan abrasi.

“Selain menjaga tanah, masyarakat juga harus memberikan nilai tambah pada tanah tersebut. Tugas Kementerian ATR/BPN adalah mendata tanah yang rawan musnah. Di Batang, kawasan pesisir sering mengalami abrasi,” katanya saat ditemui di Kantor BPN Batang, Kabupaten Batang, Kamis (6/6/2024).

Dalam proses pendataan, Kantah Kabupaten Batang menggunakan teknologi overlay citra untuk mengidentifikasi petak-petak tanah yang rawan abrasi atau potensi musnah.

“Tanah-tanah rawan musnah ada perlakuan khusus diberikan pada tanah yang berubah bentuk akibat peristiwa alam dan tidak dapat difungsikan lagi,” terangnya.

Zumrotul Aini menjelaskan bahwa, tanah yang benar-benar musnah adalah yang sudah tidak ada lagi, seperti tanah tepi laut yang tergenang terus menerus. Namun, untuk tanah di sepanjang pantai, kategori musnah berlaku bagi yang tergenang secara berkelanjutan, termasuk di rawa-rawa.

“Setelah inventarisasi, masyarakat diberi kesempatan selama satu tahun untuk mereklamasi tanah yang terkena abrasi. Jika itu dilakukan, tanahnya tidak dinyatakan sebagai tanah musnah. Tapi kalau mereka tidak mengambil kesempatan itu nanti lewat kementrian, lewat kantor pertanahanan, itu nanti ditetapkan sebagai tanah musnah,” ungkapnya.

Dalam menginventarisir, tanah rawan musnah, Kantah Batang berharap ada keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat pemilik tanahnya, karena tanah timbul dan potensi musnah di Kabupaten Batang ada 10 titik.

“Masyarakat bisa aktif melaporkan di Sosmed milik Kantah Batang, dan kita juga memfasilitasi melalui call center atau juga bisa datang langsung ke Kantor. Kami juga melayani masyarakat di hari Sabtu dan Minggu,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184