Pengasapan Masih jadi Andalan Warga Musnahkan Virus DBD

Selasa, 04 Juni 2024 Jumadi Dibaca 2.279 kali Kesehatan
Pengasapan Masih jadi Andalan Warga Musnahkan Virus DBD
Batang - Fogging atau pengasapan kembali jadi andalan warga Dukuh Bogoran Kauman untuk memusnahkan nyamuk Aedes Aigypti, pembawa virus Demam Berdarah Dengue (DBD). Warga setempat meminta bantuan petugas Dinkes Batang, pasca tiga remaja terserang virus tersebut pekan lalu.

Batang - Fogging atau pengasapan kembali jadi andalan warga Dukuh Bogoran Kauman untuk memusnahkan nyamuk Aedes Aigypti, pembawa virus Demam Berdarah Dengue (DBD). Warga setempat meminta bantuan petugas Dinkes Batang, pasca tiga remaja terserang virus tersebut pekan lalu.

Warga Bogoran, Bahar mengaku, pasca anaknya terpapar virus DBD, segera mengajukan permohonan kepada petugas Dinkes, untuk melakukan pengasapan di area kediamannya. Tak hanya putranya yang terserang DBD, namun ada dua remaja lain yang ikut terserang virus tersebut.

“Saya yakin anak saya kena gigitan nyamuk Aedes Aigypti di tempat lain. Karena warga kami sudah menerapkan 3M plus,” katanya, saat ditemui usai mendampingi petugas melakukan pengasapan, di Dukuh Bogoran Kauman, Kabupaten Batang, Selasa (4/6/2024).

Ia membernarkan, pencegahan DBD melalui 3M plus, memang sangat dianjurkan pemerintah. Namun pengasapan juga menjadi penting, karena bagian dari upaya memusnahkan penyebaran nyamuk Aedes Aigypti.

Ditemui secara terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batang Ery Saraswanto mengatakan, selama ini masyarakat terus diimbau untuk mengintensifkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), namun nyatanya di lapangan, warga masih lebih percaya dengan pengasapan.

“Dari pekan lalu ada sekitar 8 permohonan. Hari ini sudah ada 4, dan didominasi wilayah Cablikan, Warungasem, Gringsing dan Batang Kota,” jelasnya.

Mayoritas mereka yang mengajukan permohonan, berada di daerah yang warganya terserang DBD.

“Biasanya pantai itu rawan jadi sarang nyamuk, tapi sekarang justru ke arah pegunungan karena terbawa mereka yang mungkin beraktivitas di dataran rendah,” ungkapnya.

Terjadinya peningkatan kasus DBD, juga dipengaruhi oleh faktor cuaca yang tak menentu, di masa peralihan. Terlebih kebersihan lingkungan yang tidak dapat dijaga dengan baik.

“Berdasarkan data, selama Maret hingga April kasus DBD di Kabupaten Batang mencapai 279. Dan dua orang di antaranya meninggal dunia,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184