Petani Sayur Panen Raya, Bumbu Dapur Turun Drastis

Selasa, 28 Mei 2024 Jumadi Dibaca 8.428 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Petani Sayur Panen Raya, Bumbu Dapur Turun Drastis
Batang - Sejak sepekan lalu harga bumbu dapur mengalami penurunan yang cukup drastis di angka Rp5 ribu. Hal itu disebabkan stok yang melimpah, pasca para petani sayur panen raya.

Batang - Sejak sepekan lalu harga bumbu dapur mengalami penurunan yang cukup drastis di angka Rp5 ribu. Hal itu disebabkan stok yang melimpah, pasca para petani sayur panen raya.

Sayuran yang mengalami penurunan yang cukup siginifikan mulai dari cabai hingga sayuran dan bumbu dapur. Kendati harga kian menurun, ternyata tak diimbangi dengan peningkatan daya beli konsumen.

Pedagang bumbu dapur, Solichati mengatakan, harga sayuran dan bumbu dapur sejak pekan lalu sudah mulai turun, tetapi kondisi pasar tetap sepi pembeli. Harga cabai rawit merah semula Rp35 ribu, kini turun jadi Rp30 ribu, cabai merah besar Rp40 ribu jadi Rp35 ribu per kilogramnya.

“Cabai rawit hijau juga ikut-ikutan turun dari Rp25 ribu turun jadi Rp20 ribu. Harga tomat turun dari Rp20 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogramnya,” katanya, saat ditemui di kios Pasar Batang, Kabupaten Batang, Selasa (28/5/2024).

Bumbu dapur lain yang harganya ikut melorot yakni bawang merah. Jika awal Mei lalu berkisar Rp60 ribu, kini merosot menjadi Rp50 ribu per kilogramnya.

Kendati demikian, ternyata ada sayuran yang mengalami kenaikan seperti kubis dari semula Rp8 ribu melonjak menjadi Rp12 ribu per kilogramnya. “Kalau kubis justru stoknya yang langka dari Weleri,” jelasnya.

Harga Kepokmas lain yang masih terpantau stabil yakni ayam potong berkisar Rp40 ribu per kilogramnya. Harga tersebut terpantau stabil pasca lebaran.

Sementara itu, Pedagang ayam potong, Turipah mengaku stok dan harga masih stabil. Belum ada peningkatan.

“Setiap harinya sekitar 50 potong ayam laku terjual dengan harga Rp40 ribu per kilogramnya,” tuturnya.

Hal senada juga diutarakan pedagang daging sapi, Lilis. Saat ini harga terpantau stabil di angka Rp120 ribu per kilogram..

“Sekarang masih stabil, tapi nanti pas lebaran haji, pembeli makin berkurang karena banyak yang menyembelih. Biasanya saya bisa stok sampai 40 kilogram, nanti paling 20 kilogram,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 99
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 411
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 50
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 137
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 127
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 183