Bupati Batang Yoyok Riyo sudibyo saat memberikan paparannya di hadapan Koordinator Supervisor Pencegahan Korupsi dan Investigasi KPK Najib Wihanto
BATANG - Pemanggilan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo Senin 6/2/17 oleh Komisi Pemeberantasan Korupsi tidak untuk di mintai keterangan terkait Korupsi, namun di panggil untuk diminta memberikan paparan lanjutan terkait inovasi eplaning, ebudgeting dan sistem lainnya yang ada di Pemerintah Kabupaten Batang dalam rangka pencegahan dan pemberantasan korupsi di gedung Auditorium II KPK di Jakarta Selatan.
Permintaan pemaparan tersebut oleh KPK sebagai hasil dan kegiatan koordinasi dan Supervisi (korupsi) pencegahan korupsi sesuai Undang - undang nomor 3 Tahun 2002 tentang korupsi dan menindaklanjuti hasil pembahasan rencana aksi pencegahan korupsi di Semarang 25/1/17.
Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo mengatakan apa yang dilakukan pemerintah Kabupaten Batang untuk pencegahan korupsi menjadi prioritas Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), karena OPD mengejawantahkan visi misi kami yang mengusng ekonomi bangkit dan birokrasi bersih sehingga ada kreativitas dan inovasi yang muncul untuk membangun Batang yang bersih dan melayani masyarakat.
"Seluruh sistem yang dibangun di pemkab Batang adalah hasil kreatifitas OPD secara mandiri sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang ada untuk Batang yang lebih baik". Kata Yoyok
Yoyok juga menyampaikan ini merupakan hadiah buat kerja keras teman-teman OPD yang selama ini berjuang menginginkan perubahan di Batang.
"Alhamdulillah KPK menerima sistem aplikasi pembangunan di Batang yang terpilih dari Jateng yg terbaik untuk dipaparkan lebih lanjut kami berharap bahwa apa yang dikerjakan di Batang bisa untuk Indonesia", ujar Yoyok
Koordinator dan Supervisor Pencegahan Korupsi dan Investigasi KPK Najib Wahito mengatakan, KPK masih mencari format sistem yang dapat diadopsi pemda lainnya dalam rangka pencegahan dan pemberantasan korupsi. "Tidak menutup kemungkinan sistem yang ada di pemkab Batang dapat menjadi percontohan atau model", kata Najib.
Kita mengundang Bupati Batang untuk itu memberikan paparan untuk mengetahui seberapa efektif dan efisien serta manfaat dari sistem yang ada di pemerintah Kabupaten Batang. (edo)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.