Setetes Darah Bagi Penyandang Thalassemia

Rabu, 08 Mei 2024 Jumadi Dibaca 1.326 kali Kesehatan
Setetes Darah Bagi Penyandang Thalassemia
Batang - Tetes demi tetes darah itu terus mengalir lewat selang infus yang tertancap di tubuh mungilnya. Rasa sakit itu tak dirasakan lagi, sejak dokter mendiagnosis Thalassemia enam tahun lalu.

Batang - Tetes demi tetes darah itu terus mengalir lewat selang infus yang tertancap di tubuh mungilnya. Rasa sakit itu tak dirasakan lagi, sejak dokter mendiagnosis Thalassemia enam tahun lalu.

Seakan rasa sakit tusukan jarum itu tenggelam, bersama darah yang mengalir dari para pendonor setia. Meski tak begitu kentara, raut wajah itu menunjukkan kesedihan karena menjalani rutinitas yang terus berulang sepanjang masa.

Sebagai orang tua dari penyandang Thalassemia, Aprilianto mengaku, awalnya sempat kaget ketika mengetahui bahwa putri semata wayangnya didiagnosis mengidap Thalassemia sejak berusia 2,5 tahun. Namun seiring berjalannya waktu, rasa sedih itu ia tepis dengan terus memberikan pendampingan agar putri kecilnya itu memiliki harapan hidup.

“Tapi lambat laun kami sekeluarga termasuk anak bisa memahami dan menerima kondisi ini,” katanya saat ditemui di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Rabu (8/5/2024).

Untuk menjaga agar kondisi tubuhnya tetap prima, setiap bulannya ia merelakan lengan mungil putrinya itu menjadi media selang untuk mengalirkan darah, demi menopang imunitas tubuhnya.

Memperingati Hari Thalassemia Sedunia, Perhimpunan Orang Tua Penyandang Thalassemia Indonesia (POPTI) Batang bersama pemerintah setempat terus berupaya mengajak masyarakat ikut peduli terhadap derita para penyandang penyakit tersebut.

Sementara itu, Dokter Spesialis Anak RSUD Batang Tan Evi Susanti memastikan, Pemkab Batang terus melakukan upaya dan sosialisasi intensif kepada masyarakat untuk mendukung terwujudnya Zero Thalassemia.

“Thalasemia itu penyakit bawaan, tapi tidak menular. Pencegahannya usahakan tidak menikah dengan sesama pembawa Thalassemia,” jelasnya.

Thalassemia terdiri dari dua jenis, yakni Thalassemia Mayor yang mengharuskan penyandangnya mendapatkan transfusi darah seumur hidupnya. Dan Thalassemia Minor yang hanya sebagai pembawa.

“POPTI terus berupaya mendampingi 40 penyandang Thalassemia di Kabupaten Batang. Bagi Netty Wijayanti amanat sebagai Ketua POPTI, bukan sekadar jabatan, melainkan sebuah tugas mulia untuk mengajak para penyandang Thalassemia memiliki semangat hidup, ditengah rutinitas yang kadangkala menjenuhkan,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, semangat itu yang kami bawa, karena anak-anak yang seharusnya bermain dengan kawannya, terhalang oleh rutinitas transfusi. Makanya kami berusaha menciptakan suasana nyaman bagi mereka ketika tiba waktunya menerima transfusi darah.

“Pendekatan yang intens dilakukan oleh POPTI Cabang Batang, kepada Pemkab setempat, ternyata membuahkan hasil yang tak sia-sia. Seakan mendapat angin segar, para penyandang Thalassemia sejak setahun lalu tak perlu bersusah payah dengan menempuh jarak berpuluh-puluh kilometer, demi menerima transfusi darah,” ungkapnya.

Mereka cukup mendapatkan transfusi darah langsung di RSUD Bantang dengan waktu yang tak begitu lama. Itulah asa para orang tua dari penyandang Thalassemia, yang mengharapkan agar putra putrinya, terus memiliki semangat hidup, demi masa depan yang lebih baik. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184