Warga Desa Beji Olah Sampah Ala Jepang

Jumat, 01 Maret 2024 Jumadi Dibaca 1.551 kali Lingkungan
Warga Desa Beji Olah Sampah Ala Jepang
Batang Sampah adalah momok yang sulit dipecahkan, menghantui daerah-daerah dan negara secara keseluruhan. Manusia sendiri adalah salah satu sumber penghasil sampah terbesar di dunia. Namun, di Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, baru-baru ini terjadi perubahan yang menarik perhatian.

Batang Sampah adalah momok yang sulit dipecahkan, menghantui daerah-daerah dan negara secara keseluruhan. Manusia sendiri adalah salah satu sumber penghasil sampah terbesar di dunia. Namun, di Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, baru-baru ini terjadi perubahan yang menarik perhatian.

Warga mulai mengadopsi sistem pembuangan sampah ala Negeri Jepang. Semua bermula dari keresahan beberapa warga di wilayah Desa Beji Kecamatan Tulis.

Mereka resah melihat banyaknya sampah yang menumpuk di aliran sungai, termasuk di wilayah RT 1. Tanpa solusi bersama di tingkat desa, warga RT 1 melakukan musyawarah dan menemukan solusi dengan mengadopsi sistem pembuangan sampah yang meniru gaya Jepang.

“Ide pembuangan sampah ala Jepang muncul karena keresahan warga kami melihat sungai yang penuh dengan sampah. Setelah melalui musyawarah, akhirnya terciptalah sistem pembuangan sampah yang meniru ala Jepang,” kata Ketua RT 1 RW 1 Kholid Alfarisi saat ditemui di Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (1/3/2024).

Bagaimana sistem ini berfungsi, semua warga wajib membuang sampah dengan memasukkannya ke dalam plastik dan mengikatnya. Kemudian, mereka mengumpulkan sampah pada titik-titik yang telah ditentukan.

“Selain mengadopsi model pembuangan ala Jepang, pemuda di desa ini juga memiliki pengolahan sampah yang dapat diubah menjadi kompos,” jelasnya.

Ia berharap, suatu hari nanti, sampah di Desa Beji akan habis untuk kompos, sehingga memberikan manfaat ekonomi.

“Langkah ini menunjukkan bahwa dengan kerjasama dan kesadaran bersama, kita dapat mengatasi masalah sampah dan menjaga lingkungan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184