Melatih Kemandirian, Pelajar Dilatih Berwirausaha Batik Ecoprint

Sabtu, 17 Februari 2024 Jumadi Dibaca 1.546 kali Pendidikan dan Latihan
Melatih Kemandirian, Pelajar Dilatih Berwirausaha Batik Ecoprint
Batang - Pelajar SMPN 8 Batang mendapatkan pelatihan khusus tentang cara membuat batik ecoprint, sebagai langkah mempersiapkan diri menjadi wirausahawan muda yang mandiri dan siap bersaing di dunia usaha dan industri.

Batang - Pelajar SMPN 8 Batang mendapatkan pelatihan khusus tentang cara membuat batik ecoprint, sebagai langkah mempersiapkan diri menjadi wirausahawan muda yang mandiri dan siap bersaing di dunia usaha dan industri.

Salah satu pengenalan dunia industri yakni dikemas dalam dunia seni membatik alami ecoprint yang lebih mengandalkan bahan-bahan alami, seperti dedaunan.

Kepala SMPN 8 Batang Ninik Maiheti menekankan, agar program P5 ini menjadi jembatan menuju kesuksesan anak didiknya, khususnya yang berbakat menjadi wirausahawan muda.

“Batik ecoprint sengaja dipilih menjadi media untuk mengasah kemampuan dasar dan kreativitas anak, sehingga nantinya mereka jadi lebih siap,” katanya, saat ditemui di halaman SMPN 8 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (17/2/2024).

Ecoprint sendiri merupakan cara mencetak bahan-bahan alami ke atas sebuah kain. Sebagai pendidik seni budaya, Yuli Setianingsih berupaya mengarahkan anak didiknya mencetak motif daun di atas kain lalu dijahit menjadi sebuah produk kerudung segi empat dan pashmina.

“Dalam pembuatannya membutuhkan waktu antara dua hingga tiga pekan dengan menerapkan teknik pounding atau memukulkan daun ke atas kain menggunakan palu. Agar menjaga kualitas warna tidak tetap memudar, kain harus direndam menggunakan air tewas dan ketika proses mencuci cukup menggunakan sampo bukan deterjen pada umumnya serta jauhkan dari terpaan sinar matahari langsung,” jelasnya.

Untuk menghasilkan karya batik ecoprint memerlukan bahan-bahan alami yang didapat di sekitar. Seperti, daun Pepaya Jepang dan Sambiloto.

Nadila dan Hilma dua pelajar itu mengungkapkan, saat ini masih berfokus untuk mempromosikan hasil karyanya di berbagai platform media sosial.

“Harga jualnya antara Rp50 ribu hingga Rp80 ribu,” ungkapnya.

Di era persaingan industri yang serba cepat ini, para pendidik di SMPN 8 Batang berupaya memutar otak agar anak didiknya mampu memanfaatkan potensi diri dan alam lingkungan sekitarnya hingga tidak hanya menghasilkan karya, namun juga mampu mendulang cuan di masa depan. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184