KPU Batang Memfasilitasi Partisipasi Masyarakat Penyandang Disabilitas

Jumat, 09 Februari 2024 Jumadi Dibaca 863 kali Pemilu
KPU Batang Memfasilitasi Partisipasi Masyarakat Penyandang Disabilitas
Batang - Pemilu merupakan momen penting dalam kehidupan demokrasi di mana setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk dipilih dan memilih, tanpa terkecuali bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau disabilitas.

Batang - Pemilu merupakan momen penting dalam kehidupan demokrasi di mana setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk dipilih dan memilih, tanpa terkecuali bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau disabilitas.

Inilah mengapa inklusivitas dalam pemilu sangat penting, dan sebagai penyelenggara Pemilu, Komisi Pemilahn Umum (KPU) Batang mengambil langkah untuk memastikan bahwa sosialisasi dan informasi terkait pemilu juga disampaikan kepada masyarakat penyandang disabilitas.

Hal itu disampaikan Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Batang Khikmatun, usai sosialisasi tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 kepada penyandang disabelitas di Hotel Dewi Ratih Batang, Kabupaten Batang, Jumat (9/2/2024).

Ia pun mengungkapkan harapan sosialiasi tersebut  terkait dengan inklusivitas dalam pemilu.

“Harapan kami adalah untuk dapat memfasilitasi pemilu yang inklusif. Tujuan utama kami adalah agar semua orang, termasuk mereka dengan keterbatasan fisik atau disabilitas, dapat memperoleh akses informasi tentang pemilu. Tidak ada satupun yang ingin kami tinggalkan, dan kami berusaha untuk mencapai tujuan ini dengan menjangkau kelompok disabilitas di Kabupaten Batang,” jelasnya.

Khikmatun menekankan, pentingnya penyampaian informasi teknis terkait pemungutan dan penghitungan suara kepada masyarakat disabilitas.

“Kami berharap, bahwa teman-teman disabilitas bisa memahami proses pemungutan suara dan penghitungan suara, sehingga mereka dapat ikut mengawal dan memberikan masukan serta tanggapan jika diperlukan,” harapnya.

Dalam upaya mencapai inklusivitas yang diinginkan, KPU Batang juga mendatangkan dua narasumber atau pendamping khusus, yaitu ahli bahasa isyarat dan ahli braille.

“Ahli bahasa isyarat akan membantu dalam sosialisasi, sementara ahli braille akan memastikan bahwa para tuna netra dapat memahami proses pemungutan suara melalui template khusus yang disediakan. Kami juga mengizinkan pendampingan bagi siapa pun yang membutuhkannya, termasuk kelompok disabilitas dan kelompok rentan lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia (ITMI) Batang Kasmujiono, menyambut baik langkah-langkah yang diambil oleh KPU Batang.

“Alhamdulillah ITMI merespons baik terhadap upaya KPU sebagai panitia penyelenggara pemilu. Kami berharap agar pemilu ini dapat dilaksanakan dengan jujur dan kerahasiaannya terjaga, termasuk dengan adanya template atau alat peraga khusus untuk memastikan kerahasiaan suara dari tuna netra,” terangnya.

Kasmujiono juga menekankan, pentingnya adanya alat bantu dan pendampingan yang memungkinkan tuna netra untuk memberikan suaranya tanpa kehilangan kerahasiaan.

“Dengan langkah-langkah inklusif ini, diharapkan bahwa para tuna netra juga dapat secara mandiri memberikan suara tanpa merasa terpinggirkan atau tidak terwakili dalam proses pemilu,” ujar dia.

Dengan langkah-langkah konkret yang diambil oleh KPU Batang untuk memastikan inklusivitas dalam pemilu, diharapkan bahwa masyarakat disabilitas, termasuk tuna netra, dapat turut serta dalam merayakan pesta demokrasi ini tanpa hambatan yang tidak perlu.

Ia berharap, semoga upaya ini juga menjadi contoh bagi daerah lainnya untuk memberikan perhatian khusus terhadap hak-hak politik semua warga negara, termasuk mereka yang tergolong dalam kelompok disabilitas. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184