Batang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batang menggelar simulasi pemungutan suara dengan mengikutsertakan ratusan warga Desa Candiareng. Proses simulasi digelar senatural mungkin, layaknya pemungutan suara sesungguhnya, sehingga baik penyelenggara maupun warga merasakan suasana ketika berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) nantinya.
Batang
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batang menggelar simulasi pemungutan suara dengan
mengikutsertakan ratusan warga Desa Candiareng. Proses simulasi digelar
senatural mungkin, layaknya pemungutan suara sesungguhnya, sehingga baik
penyelenggara maupun warga merasakan suasana ketika berada di Tempat Pemungutan
Suara (TPS) nantinya.
Sejumlah proses dilalui
warga mulai dari melakukan pendaftaran mencoblos surat suara hingga rekapitulasi
penghitungan suara.
Kadiv Teknis
Penyelenggaraan KPU Batang Ida Susanti menyampaikan, selain lebih mempersiapkan
segala sesuatunya, simulasi ini juga sebagai langkah antisipatif, apabila saat
pelaksanaan pemungutan suara pada 14 Februari 2024 mendatang terjadi sesuatu
yang tidak dikehendaki.
“Simulasi ini diikuti
211 Daftar Pemilih Tetap (DPT), dari warga yang terdata di TPS 6 Desa
Candiareng,†katanya, saat memantau jalannya, simulasi pemungutan suara, di
Balai Desa Candiareng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Rabu
(27/12/2023).
Menariknya, dalam
simulasi tersebut, ada adegan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ikut
menggunakan hak pilihnya. Hal tersebut bukan hal yang aneh, karena merupakan
bagian dari simulasi pemungutan suara.
“ODGJ sekarang boleh
menggunakan hak pilihnya, sesuai peraturan memiliki hak yang sama dengan warga
pada umumnya. Demikian pula dengan warga berkebutuhan khusus, yang juga
difasilitasi oleh KPU untuk menggunakan hak pilihnya,†jelasnya.
Ia memastikan, pihak
KPU menyiapkan aparat Linmas dan keluarga sebagai pendamping untuk mengawal
ODGJ maupun warga berkebutuhan khusus,agar dapat menyalurkan hak pilihnya.
“KPU telah menyiapkan
logistik maupun sumber daya manusia melalui perekrutan Kelompok Penyelenggara
Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 18 ribu, yang akan bertugas di 2.569 TPS,â€
terangnya.
Salah satu pemeran
ODGJ, Aminin yang juga bertugas sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa
Lebo mengungkapkan, dalam simulasi tersebut, dirinya hanya menjadi pemeran
pengganti sebagai ODGJ, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pemungutan
suara sesungguhnya.
“Tadi cuma disuruh
akting jadi ODGJ, menggantikan ODGJ waktu nyoblos,†ungkapnya.
Hingga kini KPU telah
mendata DPT yang siap menyalurkan hak pilihnya, sebanyak 619.689 orang. (MC
Batang, Jateng/Heri/Jumadi)