Kemarau Belum Usai, Harga Cabai Kian Meroket

Kamis, 26 Oktober 2023 Jumadi Dibaca 1.497 kali Stabilisasi Harga Bahan Pangan
Kemarau Belum Usai, Harga Cabai Kian Meroket
Batang - Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) khususnya cabai merah masih terus merangkak naik di pasar tradisional. Hal tersebut dikarenakan dampak dari cuaca kemarau yang belum berakhir, sehingga mengakibatkan cabai yang dipasok dari petani cenderung cepat mengering.

Batang - Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) khususnya cabai merah masih terus merangkak naik di pasar tradisional. Hal tersebut dikarenakan dampak dari cuaca kemarau yang belum berakhir, sehingga mengakibatkan cabai yang dipasok dari petani cenderung cepat mengering.

Salah satu pedagang cabai, Lina mengeluhkan cuaca kemarau yang makin menyengat mengakibatkan mengeringnya pasokan cabai rawit merah dari petani.

“Harga cabai rawit merah di pasar jadi Rp65 ribu sampai Rp70 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp45 ribu per kilogram. Pembeli juga berkurang karena kondisi cabai yang kurang segar,” katanya, saat ditemui di kiosnya, Pasar Batang, Kabupaten Batang, Kamis (26/10/2023).

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan Dispaperta Batang Dewi Wuryanti mengakui, cabai yang dijual di pasar maupun yang dipasok untuk memenuhi program Operasi Pasar Murah (OPM), mayoritas mengering.

“Harga cabai  merah besar sekarang mengalami kenaikan Rp10 ribu, menjadi Rp40 ribu, dibandingkan sebelumnya Rp30 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Seiring mulai datangnya musim hujan yang diprakirakan oleh BMKG awal November, menjadi angin segar bagi para petani maupun pedagang, karena dapat meningkatkan kuantitas dan lambat laun akan memurunkan harga di pasaran.

“Harga Kepokmas lain yang diperkirakan akan menurun yakni bawang merah dari semula Rp22 ribu. Harapannya nanti setalah hujan turun bisa menstabilkan harga di pasar tradisional,” terangnya.

Meski demikian, Dispaperta mengharapkan, konsumen tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Di sisi lain dalam mengonsumsi makanan hendaknya pun secukupnya.

“Jangan sampai bersisa atau terbuang sia-sia. Dalam mengatasi kenaikan harga pun pemerintah telah berupaya menstabilkan harga lewat program OPM, di 8 kecamatan, dengan harga dibawah pasar,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184