Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo Mengukuhkan Unit Satgas Saber Pungli Kabupaten Batang. (Foto Edo/Humas)
BATANG - 35 Anggota Unit Satgas Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Kabupaten Batang dikukuhkan oleh Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo selaku Dewan Pengendali dan Penangung Jawab, Selasa 24/1/17 yang berlangsung di Aula Bupati. Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Dewan Penasehat, Kaplores Batang AKBP Juli Agung, Ketua DPRD Kabupaten Batang Imam Teguh Raharjo, dan Wakil Bupati Batang Soetadi.
Adapun pejabat yang dikukuhkan Ketua Wakil Kepala Kepolisian Resort Batang Kompol Widodo Ponco Susanto, Wakil Ketua Inspektur Lany Dwi Rejeki, Ketua II Kasi Intel Kajari, Sekretaris Kabag Ops Polres Batang AKP Hartono, Sekretaris I Kasi Pengawas Polres Iptu Emi Prihatin, Sekretaris II Sekertaris Inspektorat Agung Widodo. Tim saber pungli tersebut juga di anggotai dari berbagai lembaga dan instisusi Kepolisian, TNI, Kejaksaan, dan Pemkab.
Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo mengatakan, pengukuhan tim Saber Pungli merupakan pengejawantahan program dari pemerintah pusat yang beberapa bulan yang lalu sudah dikukuhkan, untuk komitmen Pemerintah Kabupaten Batang terhadap penegakan aturan pada pungli sudah dari awal kita sudah buat dan bahkan sudah dimulai di tahun 2016 kita sudah membentuk tim Saber Pungli.
“Kami harapkan kepada Wakapolres selaku ketua Tim Saber pungli beserta anggotanya untuk dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dan memberikan angin yang lebih baik bagi masyarakat Batang yang dimulai paling bawah”. Harap Yoyok.
Dalam pemberantasan pungutan liar tidak bisa dilaksanakan salah satu lembaga saja atau institusi tertentu, namun harus ada komitmen bersama dari kita semua, agar kita selaku pegawai pemerintah maupun aparat pemerintah betul-beteul menjadi pelayanan masyrakat untuk melayani masyarakat dengan baik.
“Jangan sampai kita memfanfaatkan apalagi untuk kepentingan ataupun keperluan individu, saya juga menitipkan kepada tim saber pungli jangan sampai kewenangan yang saudara pegang dijadikan alat untuk menunggu dan mengincar atau mencari-cari”. Jelas Yoyok.
Yoyok Riyo Sudibyo juga berharap kedapan semua elemen lembaga pemerintahan baik pusat maupun daerah, untuk mensosialisasikan sampai ketingkat bawah sehingga mengetahui dan mengerti adanya tim Saber Pungli. Sehingga ada komitmen bareng-bareng tercapai dan terjaga dari pelaksana di tingkat bawah.
“Berdasarkan temuan dari tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten ada beberapa hal yang harus kita waspadai dan kita responsivkan untuk pengawasan bersama-sama, apakah itu di jajaran Keluarahan, Kecamatan sampai dengan ke tingkat Kabupaten”.
Ketua Unit Satgas Saber Pungli Kompol Widodo Ponco Susanto mengatakan selain pengukuhan tim saber pungli hari ini juga ada penandatangan pakta integritas untuk melaksanakan amanah dengan baik.
“Selain pengukuhan juga ada sosialisasi yang dihadiri dari berbagai instansi dan Organisasi Pemerintah Daerah dari Keluarahan hingga Desa, untuk rencana aksi sudah kita susun untuk melakukan sosialisasi di kelompok masyrakat maupun di lembaga pendidikan”. Katanya.
Untuk pengaduan masyarakat kita buat posko tim saber pungli di kantor lingkungan kantor Bupati dan juga akan kita buat call center bebas pulsa dan Whatsapp, Email dan media sosial yang lain yang kita tampung.
“Kita mengedepankan fungsi pencegahan karena kita juga Satgas Pencegahan untuk memberikan pengertian kepada semua masyarakat untuk merubah mainset”. Kata Bupati. (edo)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.