Batang - Pemandangan menarik tergambar ketika sejumlah peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Wahana Ilmu bersama Narapidana (Napi) Lapas Kelas IIB Batang menjawab soal-soal untuk jenjang pendidikan Kejar Paket B, dalam layar laptop kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Batang - Pemandangan menarik tergambar ketika sejumlah peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Wahana Ilmu bersama Narapidana (Napi) Lapas Kelas IIB Batang menjawab soal-soal untuk jenjang pendidikan Kejar Paket B, dalam layar laptop kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Pihak pengelola PKBM
tersebut sengaja mengumpulkan keduanya dalam satu ruangan demi efektivitas
pemanfaatan jaringan untuk menunjang pelaksanaan ANBK.
Pengelola PKBM Wahana
Ilmu Arie Rusmiati mengatakan, seluruh peserta baik Napi maupun peserta reguler
PKBM serentak mengikuti ANBK dalam satu tempat. Hal itu demi menjaga
efektivitas pelayanan server utama pendukung pelaksanaan ANBK.
“Biar efektif karena
token yang tiap menit berganti, sehingga tidak memakan banyak waktu,†katanya,
saat mendampingi peserta mengikuti ANBK, di ruang Untung Suropati (UNSUR),
Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, Selasa (19/9/2023).
Sebanyak 5 peserta dari
PKBM reguler dan 8 Napi mengerjakan soal jenis literasi dan numerasi selama dua
jam lamanya.
“Hari ini pertanyaan
yang harus dijawab seputar survei karakter dan lingkungan serta numerasi.
Sehari sebelumnya peserta diminta menuangkan kemampuan literasinya berbentuk
kalimat dalam sebuah paragraf,†jelasnya.
Kendala yang dialami
peserta cenderung pada teknis karena kemampuan menggunakan komputer maupun
laptop yang belum begitu mumpuni.
“Tapi kemampuan
akademis bisa dipastikan sudah terlatih karena rutin mengikuti proses kegiatan
belajar mengajar di PKBM,†tegasnya.
Ia mengharapkan, para
peserta ANBK, khususnya dari kalangan Napi tetap bersemangat selama mengikuti
proses pembelajaran hingga usai.
“Ke depan akan ada
Ujian Kesetaraan yang kemanfaatannya bisa dirasakan di masa depan,†terangnya.
Sementara itu, Kepala
Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan
Giatja) Lapas Kelas IIB Batang, Doni Arif Setiawan mengakui hingga saat ini
sarana prasarana penunjang kegiatan ANBK sebagian masih didukung dari PKBM
Wahana Ilmu.
“Yang jelas ke depan
kami akan mencoba menganggarkan untuk pengadaan komputer atau laptop untuk
memperlancar kegiatan ANBK maupun Ujian Kesetaraan, kurang lebih 10 unit,â€
ungkapnya.
Salah satu Napi peserta
ANBK, Purwadho mengatakan, semangatnya mengikuti pembelajaran di PKBM muncul
demi mendapatkan ijazah Paket C, agar mampu bekerja sebagai karyawan dalam
sebuah perusahaan.
“Ijazah terakhir saya SD, sekarang masih ANBK
Paket B dan akan meneruskan sampai Paket C. Biar dapat ijazah buat ngelamar
kerja di pabrik karena Kabupaten Batang sedang tumbuh jadi kota industri,†ujar
dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Siska)