Desa Besani Batang Raih Penghargaan dari Kemenparekraf RI dan Medali MURI

Senin, 28 Agustus 2023 Jumadi Dibaca 3.896 kali Pariwisata
Desa Besani Batang Raih Penghargaan dari Kemenparekraf RI dan Medali MURI
Batang - Desa Besani Kecamatan Blado Kabupaten Batang, berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

Batang - Desa Besani Kecamatan Blado Kabupaten Batang, berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI).

Desa wisata yang pernah dikunjungi Menparekaf Sandiaga Salahuddin Uno itu meraih penghargaan harapan tiga untuk kategori kelembagaan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Dispaorpora) Batang Yarsono saat ditemui di Kantor Disparpora Batang, Kabupaten Batang, Senin (28/8/2023).

Sebelumnya Desa Wisata Besani harus berkompetisi dengan 500 peserta se-Indonesia. Setelah di verifikasi faktual oleh tim juri lolos 75 besar desa wisata yang lolos termasuk Desa Besani.

“Dari 75 peserta yang lolos semua menjadi juara dengan kategori yang berbeda, ada kategori home stay, Toilet, sovenir, ada kategori digitalisasi dan Desa Besani dapat kategori juara harapan tiga kelembagaan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Desa Besani juga mendapatkan medali dari Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pembuatan opak terbesar se-Indonesia.

Yarsono juga mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Batang, melalui Disparpora Batang mendorong pengembangan wisata berbasis masyarakat. Pasalnya, Kabupaten Batang memiliki banyak potensi lokal yang bisa digali masyarakat untuk kegiatan wisata. Sedangkan, jika mengandalkan campur tangan pemerintah, anggarannya belum tentu memadai.

“Saat ini desa wisata yang ada di Batang kami dorong berbasis ke masyarakat seperti Desa Besani. Karena kalau berbasis pemerintah daerah, dan jika semuanya ditopang pemerintah daerah, maka dananya belum memadai. Selain itu jika berbasis masyarakat, biasanya lebih kuat dan mengakar,” terangnya.

Ia juga menyebut, jika ditopang dari pemerintah, dikhawatirkan kegiatan wisata tersebut juga bisa mandeg (berhenti). Terlebih jika tidak lagi mendapatkan kucuran dana, apalagi dana dari pemerintah yang biasanya disesuaikan dengan kemampuan daerah.

“Lain halnya jika wisata tersebut berbasis masyarakat, masyarakat nantinya juga akan ikut serta mengelola. Masyarakat bisa membuat kegiatan hiburan, atau turut serta menyediakan jajanan, sehingga bisa turut mengembangkan UMKM,” ungkapnya.

Yarsono menyebut sudah cukup banyak wisata berbasis masyarakat yang ada di Batang. Salah satunya yang baru-baru ini

“Ya salah satunya yang berbasis masyarakat itu Desa Besani, yang mendapat penghargaan dari Kemenparekraf RI. Ke depannya mari bersama-sama melanggengkan kegiatan kepariwisataan, tak hanya di desa wisata Besani, tapi semua bareng-bareng, bisa melek potensi wisata lokal yang didorong dari masyarakat,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 100
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184