Masuk Ranah Politik Praktis, Kesbangpol Batang Ingatkan Kades dan Perangkat Desa

Selasa, 11 Juli 2023 Jumadi Dibaca 1.471 kali Pemilu
Masuk Ranah Politik Praktis, Kesbangpol Batang Ingatkan Kades dan Perangkat Desa
Batang - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Poltik (Kesbangpol) Kabupaten Batang, Agung Wisnu Barata berharap Pemilu 2024 merupakan Pemilu yang berkualitas dan tanpa ekses atau peristiwa yang melampaui batas.

Batang - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Poltik (Kesbangpol) Kabupaten Batang, Agung Wisnu Barata berharap Pemilu 2024 merupakan Pemilu yang berkualitas dan tanpa ekses atau peristiwa yang melampaui batas.

Untuk menuju pemilu bermartabat, ia meminta semua penyelenggara Pemilu harus mengedepankan netralitas, seperti KPU, Bawaslu hingga tingkat paling bawah harus berjalan netral. Meskipun semuanya itu memiliki hak politik.

Jadikanlah pesta demokrasi sesuatu hal yang menggembirakan, bukan menjadi hantu permasalahan konflik. Sehingga butuh penyelenggara pemilu yang memiliki netralitas dan independensi.

“Netralitas Pemerintah ini menurut saya sangat rawan. Terutama ditingkat lokal yaitu pemerintah desa dalam hal ini kepala desa,” katanya, saat ditemui di kantor Kesbangpol Batang, Kabupaten Batang, Selasa (11/7/2023).

Oleh karena itu, ia wanti-wanti para kepala desa untuk tidak masuk ke wilayah politik praktis. Karena Kades jabatan tertinggi di pemerintahan desa yang posisinya harus netral. Karena hasil dari pengamatannya sudah memulai masuk dalam politik praktis.

“Selain melanggar regulasi, jika kades ikut dalam pemenangan beberapa calon maupun satu calon legislatif akan menyakiti calon yang tidak didukungnya. Sehingga harus independen,” tegasnya.

Ia juga meminta kepada perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Republik Indonesia (PPDRI) harus dalam posisi netral, karena sebagai pelayan masyarakat.

“Ketua PPDRI Batang juga harus bisa membawa anggota untuk tidak ikut politik. Apalagi langsung terjun dalam politik praktis,” jelasnya.

Begitu juga dengan aparat penegak hukum seperti TNI dan Polri yang sudah jelas harus netral.

“Masyarakat juga harus memiliki sifat jujur. Jangan masuk pada pemilih transaksional dalam penentuan pemilu. Pilihlah calon pemimpin yang visioner menjadi bahan renungan untuk dipilih,” ungkapnya.

Kandidat calon legislatif harus menunjukan contoh-contoh yang baik. Tidak mengajak masyarakat ke hal-hal yang negatif. Berkompetisi dengan kompetensi dalam berkampaye, bukan masalah transaksi keuangannya besar kecilnya pada masyarakat. Tapi cobalah sampaikan visi dan misi gagasannya, sehingga biaya politik akan bisa diminimalisir.

“Harapan kita partisipasi pemilih di Pemilu 2024 nanti harus lebih tinggi dari tahun sebelumnya, karena akan lebih melegitimasi pemimpin yang dipilihnya. Pengalaman pemilu tahun kemarin kita diangka 80 persen, semoga saja tahun ini prosentasenya bisa lebih,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Batang Mahbrur mengatakan, bahwa tahapan proses pemilu 2024 pada tahap perbaikannya berkas pendaftaran calon DPRD, sehingga tahapan masih panjang.

Setelah ini, ada verifikasi administrasi Daftar Calon Sementara (DCS). Lalu, Daftar Calon Tetap (DCT) dan penetapan peserta Pemilu 2024 untuk Presiden, DPR, DPRD Provinsi hingga Kabupaten dan kota.

“Harapan kami, karena ini belum masuk tahapan kampanye Pemilu. Maka peserta harus menahan diri dulu karena sudah diatur dalam PKPU tahun 2022 untuk tahapan pemilu dimulai di bulan November,” terangnya.

Ia juga berharap, kepada semua profesi pekerjaan yang dilarang, ketika mencalonkan diri sebagai DPR, DPRD harus sesuai regulasi mengundurkan diri.

“Batas akhir sebelum DCT itu harus ada pemberhentian tetap dari atasannya. Maka dari itu, harapannya profesi itu tidak melakukan kegitan kampanye,” ujar dia.

Ia juga mengatakan, pada tahapan pemilu juga ada pra pelanggaran administrasi, sengketa proses pemilu dan perundang-undangan lainnya.

“Perundang-undang lainnya itu ya terkait netralitas. Jadi kalau ada kepala desa, ASN dan lain sebagainya bisa kita lakukan penindakan dengan perundang-undangan lainnya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184