Kembalikan Kejayaan Batang, Pemerhati Gali Potensi Batik Syailendra

Rabu, 07 Juni 2023 Jumadi Dibaca 1.570 kali Seni dan Budaya
Kembalikan Kejayaan Batang, Pemerhati Gali Potensi Batik Syailendra
Batang - Melihat jumlah pembatik khas Batang yang kian berkurang, karena usia renta, William Kwan, warga Kecamatan Bawang keturunan Tionghoa, merasa prihatin. Ia berupaya mengembalikan kejayaan batik khas Batang dengan menggali potensi Batik Syailendra di sekitar Gunung Prau.

Batang - Melihat jumlah pembatik khas Batang yang kian berkurang, karena usia renta, William Kwan, warga Kecamatan Bawang keturunan Tionghoa, merasa prihatin. Ia berupaya mengembalikan kejayaan batik khas Batang dengan menggali potensi Batik Syailendra di sekitar Gunung Prau.

Pria yang saat ini menjabat Direktur Institut Pluralisme Indonesia (IPI), kini sedang melakukan penelitian dan pendampingan batik, salah satunya Batik Syailendra, selain Batik Rifaiyah yang berhasil menjadi pusat perhatian dunia.

Dalam perbincangannya bersama William Kwan, Pegiat Budaya dan Sejarah Batang, Sodikin Rusydi mengungkapkan, beliau berinisiatif memunculkan branding batik Batang dengan Batik Syailendra.

Selama 8 tahun beliau meneliti dan mendampingi batik Lasem. Saat ini, beliau sedang melakukan studi dan pendampingan batik Batang dan Batik Jambi. Branding Batik Rifaiyah di Kalipucang Wetan adalah bukti atas hasil dampingan beliau.

Berdasarkan data sensus Pemerintah Hindia Belanda menyebutkan bahwa Tahun 1858 di Pekalongan terdapat 1000an pembatik. Sedangkan di Batang tercatat ada 3500 pembatik.

“Artinya, komunitas pembatik terbanyak kala itu bukan Pekalongan tapi Batang. Seiring waktu itu dominasi itu bergeser, hingga batik di Pantura yang terkenal bukan Batang tapi Batik Pekalongan,” terangnya, saat dihubungi melalui gawai, Rabu (7/6/2023).

Hal inilah yang memantik keprihatinan dan kepedulian Pak William Kwan, sebagai putra asli Batang saat melihat realitas ini.  Dengan tekad yang sangat kuat beliau mendedikasikan diri untuk membangkitkan kembali Batik Batang.

“Gagasan ini bukan tanpa alasan, tapi justru berawal dari paradigma dan filosofi yang sangat kuat. Batang adalah asal muasal Syailendra sebagai wangsa terbesar di Kedatuan Medang (Mataram Kuno), sesuai isi Prasasti Sojomerto,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184