Kabupaten Batang bertekad Bebas Frambusia

Rabu, 24 Mei 2023 Jumadi Dibaca 1.572 kali Kesehatan
Kabupaten Batang bertekad Bebas Frambusia
Semarang - Petugas kesehatan telah melakukan deteksi dini penyakit Frambusia yang dilaksanakan di seluruh Puskesmas wilayah Kabupaten Batang tahun 2023 terhadap 7953 orang anak sekolah usia di bawah 15 tahun, hasilnya tidak menemukan kasus tersebut.

Semarang - Petugas kesehatan telah melakukan deteksi dini penyakit Frambusia yang dilaksanakan di seluruh Puskesmas wilayah Kabupaten Batang tahun 2023 terhadap 7953 orang anak sekolah usia di bawah 15 tahun, hasilnya tidak menemukan kasus tersebut.

Maka untuk mendapatkan dukungan penuh menuju Kabupaten Batang Bebas Frambusia Tahun 2023, Dinas Kesehatan menjalin kemitraan bersama para Camat dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Penyakit Patek merupakan penyakit menular kronis. Walaupun tidak mengakibatkan kematian, namun dapat menyebabkan kecacatan fisik.

Sekretaris Dinas Kesehatan Batang Ida Susilaksmi mengatakan, penyakit Patek dapat mengakibatkan terjadinya kecacatan fisik di kulit, tulang, tulang rawan dan jaringan lainnya dan bisa terjadi mutilasi (mritili).

“Secara psikologis penderitanya dapat dikucilkan dan mengalami diskriminasi karena melihat kondisi kulit yang dipenuhi jaringan parut bekas koreng,” ungkapnya, saat menggelar Rakor Evaluasi Deteksi Dini, Preventif dan Respon Penyakit, di Balemong Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (24/5/2023).

Bentuk dukungan direalisasikan dalam bentuk dibubuhkannya tanda tangan dari seluruh Camat, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Batang.

“Dukungan ini bermanfaat bagi Kabupaten Batang yang akan menjalani penilaian untuk mendapatkan sertifikat Bebas Frambusia,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184