Batang - Berawal dari Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) yang bermodalkan Rp5 juta di tahun 2013, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Berkah Jaya kini memiliki aset Rp3,866 miliar.
Batang - Berawal dari Corporate Social Responsibility (CSR) atau
tanggung jawab sosial perusahaan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) yang
bermodalkan Rp5 juta di tahun 2013, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Berkah Jaya kini
memiliki aset Rp3,866 miliar.
“Kami bergerak untuk
melayani jasa keuangan bagi warga terdampak pembangunan PLTU 2x1.000 MW, dengan
jumlah anggota sebanyak 3.242 orang,†kata konsultan KSP Berkah Jaya Yusuf
Jaelani saat ditemui di Kantor KSP Berkah Jaya Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis,
Kabupaten Batang, Selasa (23/5/2023).
Dijelaskannya, Aset KSP
Berkah Jaya, kini menembus Rp3,866 miliar. Hal itu dicapai dalam jangka 10
tahun atau sejak tahun 2013 dengan modal awal Rp5 juta.
“Dari aset tersebut,
KSP Berkah Jaya Ponowareng yang berdiri tahun 2013, berhasil mencatatkan hasil
usahanya atau Sisa Hasil Usaha (SHU) di 2022 capai Rp88.233.499,00,†jelasnya.
Keberhasilan KSP Berkah
Jaya tidak lepas dari PT BPI yang memberikan pendampingan hingga menunjuk
Koperasi Mitra Dhuafa (KOMIDA) sebagai mitranya.
“Koperasi ini mendapat
pendampingan PT BPI melalui CSRnya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya
manusia (SDM), pengelola dan para anggotanya melalui bimbingan teknis sejak tahun
2023 hingga Desember 2022,†ungkapnya.
Dukungannya mulai pra-pendirian,
perizinan, peresmian, pelatihan dan pendampingan.
Sementara itu, Dedi
(31) warga Desa Ponowareng mengaku, menjadi anggota koperasi sejak KSP Berkah
Jaya berdiri di tahun 2023. Ia meminjam uang koperasi untuk usaha es campur
yang berlokasi di depan koperasi tersebut.
“Untuk pinjam di koperasi
senilai Rp5 juta, uangnya saya gunakan untuk pengembangan usaha es campur dan
kebutuhan anak sekolah,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)