Maraknya Pelecehan Seksual di Batang, Gubernur Jateng Minta Harus Ada Edukasi dan Berani Speak Up

Selasa, 11 April 2023 Jumadi Dibaca 2.709 kali Pemerintahan
Maraknya Pelecehan Seksual di Batang, Gubernur Jateng Minta Harus Ada Edukasi dan Berani Speak Up
Batang - Semakin maraknya kasus pelecehan seksual pada anak di Kabupaten Batang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menghadiri konferensi pers kasus pelecehan seksual yang dilakukan salah satu Pondok Pesantren Bandar di halaman Polres Batang, Kabupaten Batang, Selasa (11/4/2023).

Batang - Semakin maraknya kasus pelecehan seksual pada anak di Kabupaten Batang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menghadiri konferensi pers kasus pelecehan seksual yang dilakukan salah satu Pondok Pesantren Bandar di halaman Polres Batang, Kabupaten Batang, Selasa (11/4/2023).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, banyaknya kasus pelecehan seksual pada anak di bawah umur di Kabupaten Batang berawal pada bulan September 2022 kemarin. Hal ini seperti ledakan gunung es yang semakin besar dan ternyata hari ini ada lagi di salah satu Pondok Pesantren Bandar.

“Karena banyaknya korban di bawah umur seperti kasus kali ini ada 17 korban itu semuanya perempuan di bawah umur. Kejadian ini sangat miris sekali terjadi kasihan mental para anak-anak perempuan yang menjadi korban. Untuk itu, saya meminta orang tua atau orang terdekat mendampingi korban dan saat dimintai keterangan harus berani berbicara jika menemukan kasus seperti itu,” jelasnya.

Rencananya ke depan ada tim dari kami akan langsung meninjau ke lapangan memastikan apa yang terjadi kalau memang harus ditutup sekolahnya atau tempat mengajarnya akan kami lakukan supaya masyarakat hidup tenang dan tentram.

“Tidak hanya itu, saya akan sebarkan nomor telepon pengaduan pada setiap sekolahan baik itu milik pemerintah atau swasta agar para anak-anak kita bisa mengadu langsung. Tidak usah takut dengan ancaman-ancaman yang diberikan pelaku laporkan saja pasti kami urus,” tegasnya.

Ia menekankan, pentingnya edukasi soal reproduksi atau pencegahan perbuatan asusila terhadap guru, teman, dan orang luar. Tidak hanya dari keluarga melainkan lingkungan sekitar. Sebab pelaku pelecehan justru biasanya datang dari orang terdekat.

Sementara itu Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menambahkan, korban pelecehan yang terjadi di Kabupaten Batang memang ada 17 korban dan ada 8 korban sudah divisum yang hasilnya ada robek diarea kelaminnya. Tetapi pengakuan pelaku tadi alumni juga ada yang menjadi korban, makanya kasus akan kami kembangkan kembali.

“Kami akan melakukan tindakan trauma hiling supaya bisa recoveri mental dan kejiawaannya, karena korban ini kebanyakan anak di bawah umur, masa depan mereka masih panjang jadi harus mendorong mereka bisa pulih untuk melanjutkan hidupnya,” ujar dia.

Seperti yang disampaikan Pak Ganjar tadi, harus ada edukasi kepada anak tentang pencegahan perbuatan asusila yang diberikan.

“Karena kemarin terjadi sesuatu yang tidak enak, guru pelakunya, kemudian orang dekat biasanya yang melakukan. Ada tokoh masyarakat, tokoh agama, kita lah yang mengedukasi anak itu untuk disayangi dan bukan dianiaya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184