Perlu Kajian untuk Pastikan Batang Berusia 400 Tahun

Sabtu, 08 April 2023 Jumadi Dibaca 1.810 kali Acara Pimpinan Daerah
Perlu Kajian untuk Pastikan Batang Berusia 400 Tahun
Batang - Seluruh warga Kabupaten Batang saat ini sedang memperingati Hari Jadi-57 Kabupaten Batang sesuai keputusan pemerintah pusat dan secara administrasi, memiliki tanggal lahir 8 April 1966. Namun apabila menengok jejak sejarah masa lampau, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menegaskan, harus ada kajian khusus untuk memastikan Kabupaten Batang berusia lebih dari 400 tahun.

Batang - Seluruh warga Kabupaten Batang saat ini sedang memperingati Hari Jadi-57 Kabupaten Batang sesuai keputusan pemerintah pusat dan secara administrasi, memiliki tanggal lahir 8 April 1966. Namun apabila menengok jejak sejarah masa lampau, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menegaskan, harus ada kajian khusus untuk memastikan Kabupaten Batang berusia lebih dari 400 tahun.

Lani mengatakan, secara administrasi Kabupaten Batang berusia 57 tahun, tetap diikuti. Tetapi untuk sejarah Kabupaten Batang tempo dulu, perlu kajian lebih mendalam.

“Itu nanti perlu pembahasan dan kajian khusus ya, dari para pendahulu yang memahami betul, tentang sejarah Kabupaten Batang,” katanya usai memimpin Upacara Hari Jadi Ke-57 Kabupaten Batang, di Alun-alun Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (8/4/2023).

Sejumlah pihak telah banyak melakukan diskusi mendalam baik secara tertutup maupun terbuka, demi membedah jejak sejarah Kabupaten Batang yang belum seluruhnya terkuak.

Ditemui secara terpisah, Pendiri Yayasan Nusahada, Caswiyono Rusydie Cakrawangsa menerangkan, diskusi semacam ini sudah wajar dilakukan oleh berbagai kalangan, namun masih secara parsial, belum disatukan dalam sebuah forum diskusi yang melibatkan unsur pegiat, Pemda setempat, LSM hingga para mahasiswa yang sedang melakukan penelitian.

“Saya sengaja menginisiasi diskusi ini, untuk dijadikan ruang edukasi dan literasi publik tentang sejarah Kabupaten Batang. Diskusi ini digelar bersamaan dengan peringatan Ke-57 tahun, yang dipercaya hari jadinya Kabupaten Batang,” jelasnya.

Hal itu perlu diluruskan, bahwa 8 April 1966, bukanlah Hari Jadi Kabupaten Batang, melainkan "Hari Kembalinya Kabupaten Batang dari Kebupaten Pekalongan". Berdasarkan penelitian dari berbagai elemen, ditemukan bahwa sesungguhnya Batang berdiri jauh sebelum itu, yaitu pada tahun 1614 Masehi atau 409 tahun yang lalu.

“Dalam masa yang sangat tua itu, pasti menyimpan peradaban kearifan lokal yang sangat penting bagi Kabupaten Batang. Tapi tidak tergali karena selama ini kita memperpendek usia, padahal sudah berusia ratusan tahun,” terangnya.

Apabila tidak dilakukan rekonstruksi, berarti seakan-akan Batang tidak memiliki peradaban yang sangat panjang itu. Sebagai tindak lanjut, bersama para pegiat akan melakukan penelitian lebih mendalam, dengan melibatkan para ahli kesejarahan dan menelusuri sumber-sumber primer baik dari dalam maupun luar negeri tentang sejarah Batang.

“Hasil penelitian ini akan dibukukan menjadi "Babad Batang". Mohon dukungan seluruh warga Batang, agar penelitian ini berhasil menguak sejarah Batang tempo dulu, semoga dalam kurun waktu satu tahun sudah selesai dan dapat segera dibukukan,” tegasnya.

Ia mengakui, berdirinya Kabupaten Batang pada 8 April 1966, telah menjadi regulasi yakni undang-undang, yang dibuat oleh manusia melalui legislatif. Bukan tidak mungkin untuk diubah, sejauh memiliki sumber dan temuan sejarah yang terpercaya.

“Sangat mungkin kita untuk mengubah undang-undang itu, karena menjadi ujung dari rekonstruksi sejarah tadi. Memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar, tapi yang terpenting bukan itu, melainkan pemerintah bersama masyarakat sudah memahami bahwa sejarah berdirinya Batang itu bukan 57 tahun yang lalu, namun 409 tahun yang lalu untuk menjadi kekuatan utama tentang kesadaran sejarah, untuk dilakukan langkah konkret selanjutnya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 101
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 128
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184