Pentaskan Sendratari, Pelajar Pertahankan Seni Budaya Jawa

Rabu, 15 Februari 2023 Jumadi Dibaca 1.546 kali Seni dan Budaya
Pentaskan Sendratari, Pelajar Pertahankan Seni Budaya Jawa
Batang - Khawatir terbius oleh budaya asing yang kian menjamur di media sosial, puluhan pelajar SMAN 2 Batang berupaya mempertahankan seni dan budaya asli Jawa, melalui pementasan sendratari.

Batang - Khawatir terbius oleh budaya asing yang kian menjamur di media sosial, puluhan pelajar SMAN 2 Batang berupaya mempertahankan seni dan budaya asli Jawa, melalui pementasan sendratari.

Tema-tema yang diusung sangat beragam. Mulai dari sendratari Ramayana, legenda Roro Jonggrang, kisah terbentuknya Kawah Sikidang hingga sejarah berdirinya Kabupaten Batang melalui kisah Ki Bahurekso bersama Dewi Rantamsari.

Kepala SMAN 2 Batang Sugeng mengatakan, pementasan berkonsep pelestarian budaya Nusantara, khususnya Jawa. Hal itu disebabkan maraknya pelajar yang terlalu menggandrungi budaya manca, yang dikhawatirkan akan mengikis seni budaya lokal.

“Pagelaran ini tidak serta merta merealisasikan bakat dan minat anak didik dalam berkesenian, namun juga untuk mengedukasi agar lebih mencintai budaya sendiri,” katanya, usai menyaksikan Pagelaran Seni Tari Javanese Folktales, di Aula SMAN 2 Batang, Kabupaten Batang, Rabu (15/2/2023).

Pagelaran tersebut sangat selaras dengan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

“Anak-anak kami sudah dilatih kemandirian, kolaborasi, kreativitas, komunikasi, gotong-royong, cinta tanah air dan akhlak mulia. Jadi walaupun kelas XII ini belum menggunakan Kurikulum Merdeka, namun implementasinya sudah menerapkan P5,” jelasnya.

Selama proses pembelajaran, anak didik dibekali materi seni rupa dan seni tari.

“Bagi yang gemar seni rupa kami arahkan mereka untuk mengaplikasikan dalam bentuk mural di tembok-tembok sekolah yang masih kosong,” tuturnya.

Dalam mural tersebut, dapat dimanfaatkan untuk menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan Narkoba maupun mengedukasi anak agar mencintai budaya lingkungan yang bersih dan cinta tanah air serta lainnya.

Kepala Disparpora Batang, Yarsono mengapresiasi pagelaran tersebut karena mengaplikasikan program Ekraf, salah satunya seni pertunjukan.

“Dari awal kami menyaksikan penampilan adik-adik SMA 2, memang luar biasa, karena menjiwai peran yang dibawakan. Gerak, alur dan musik sudah serasi,” ungkapnya.

Pemkab Batang selalu mendukung kegiatan bernuansa seni budaya. Tahun lalu telah menggelar sendratari khas Batang.

“Tahun ini rencananya kami akan menggelar even seputar Ekraf, di antaranya seni tari,” ujar dia.

Ia mengapresiasi keragaman pementasan yang ditampilkan. Salah satu yang menarik adalah kisah Ki Bahurekso dan Dewi Rantamsari yang merupakan bagian dari sejarah lahirnya Kabupaten Batang.

“Secara de facto Kabupaten Batang itu sudah ada sejak tahun 1700-an, di masa pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo. Dan salah satu yang memimpin Kabupaten Batang adalah Ki Bahurekso di bawah Mataram Islam kala itu,” imbuhnya.

Namun tidak menampik, bahwa Ki Bahurekso juga memimpin dua daerah lain, yakni Kabupaten Kendal dan Kabupaten Pekalongan.

“Saat itu Ki Bahurekso melakukan "Tapa Ngalong" (bertapa mengikuti posisi kalong), sehingga disebutlah daerah Pekalongan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 102
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 138
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184