Batang - KPU Batang melaksanakan Debat Terbuka Putaran Kedua Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2017 di Gedung Korpri pada Minggu malam (15/1), dengan mengangkat tema “Memperkokoh Peran Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Menyelesaikan Persoalan Daerah dan Menyelaraskan Pembangunan Daerah dengan Nasional dalam Bingkai NKRI”.
Debat ini diikuti oleh empat pasangan calon, yakni nomor satu Wihaji - Suyono yang diusung oleh Partai Golkar - PPP didukung Partai Hanura, nomor dua Lafran Pancaputranto - Nurhaji Slamet Urip diusung oleh PDI Perjuangan, nomor tiga AS Burhan - Acara Ariani diusung oleh PKB - Partai Nasdem, dan nomor empat Akhmad Faizin - Erna Yuniwati yang diusung oleh Partai Demokrat, PAN, dan PKS.
Jumlah undangan terbatas 30 orang untuk masing - masing pendukung pasangan. Walaupun jumlah undangan dibatasi, KPU Batang juga bekerjasama dengan TVRI Jawa Tengah, Radio Abirawa, dan Radio MFM untuk disiarkan langsung sehingga masyarakat juga dapat mengikuti acara debat tersebut.
Debat dipandu oleh Dra. Fitriyah, MA (Akademisi / Dosen Fisip Undip). ?Materi yang dibahas, selain tema utama dalam acara debat tersebut, juga membahas masalah Antinarkoba, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Perempuan.
Diharapkan dengan adanya debat terbuka putaran kedua ini dapat dijadikan pertimbangan bagi calon pemilih untuk menentukan pilihannya dalam Pilkada 15 Pebruari 2017 yang akan datang. (luck)
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.