Batang Duka yang dirasakan oleh keluarga Hasan bersama istrinya. Pasalnya baru sepekan menjadi pengantin baru, musibah kebakaran menimpa rumah yang didiami Hasan bersama ayahandanya, Danuri.
Batang Duka yang dirasakan
oleh keluarga Hasan bersama istrinya. Pasalnya baru sepekan menjadi pengantin
baru, musibah kebakaran menimpa rumah yang didiami Hasan bersama ayahandanya,
Danuri.
Peristiwa kebakaran itu
terjadi pada Selasa (2/1/2023) lalu, di Desa Terban, Kecamatan Warungasem, yang
diakibatkan oleh korsleting listrik. Seluruh ruangan hangus dilalap si jago
merah.
Diperkirakan kerugian
mencapai Rp75 juta. Sejumlah bantuan
telah dikirimkan dari berbagai pihak. Salah satunya, Kantor Kemenag Batang.
Kepala Kantor Kemenag
Batang, M. Aqsho mengatakan, sebagai makhluk sosial, sudah sewajarnya jika ada
sesama yang mengalami musibah, segera memberikan bantuan dalam bentuk apa pun.
“Bantuan ini berasal
dari dana musibah para ASN Kemenag Batang, sebesar Rp3 juta. Semoga bantuan ini
bisa meringankan beban korban, dan segera membangun kembali rumahnya,†katanya,
usai memberikan bantuan kepada korban kebakaran, di Desa Terban, Kecamatan
Warungasem, Kabupaten Batang, Jumat (6/1/2023).
Ia memotivasi Hasan
karena termasuk keluarga baru, namun langsung diuji dengan kebakaran. Korban
kebakaran, Hasan mengutarakan, selama perbaikan untuk sementara waktu tinggal
di teras rumah bersama istri dan keluarga besarnya.
“Ya tidur di luar sama
istri. Di sini ada 6 orang yang terpaksa tidur di teras,†ungkapnya.
Selama beberapa hari,
pihak desa, PMI, Pemkab Batang sudah memberikan bantuan.
“Kalau sekarang dapat
bantuan dari Kemenag Batang. Semoga bisa membangun rumah seperti semula,â€
harapnya.
Kepala Desa Terban
Wahyono menerangkan, rencananya pihak desa akan membantu renovasi rumah
menggunakan alokasi Dana Desa, melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Warga desa juga sudah
melakukan penggalangan dana mulai tingkat RT, besok baru kami hitung. Dari
pihak desa akan memberikan bantuan sebesar Rp12 juta,†ujar dia. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)