Hindari Penyimpangan Seksual, Sekolah Wajib Terapkan Pendidikan Kespro

Jumat, 02 Desember 2022 Jumadi Dibaca 1.248 kali Kesehatan
Hindari Penyimpangan Seksual, Sekolah Wajib Terapkan Pendidikan Kespro
Batang Menyikapi meningkatnya jumlah komunitas Lelaki Seks Lelaki (LSL) di Kabupaten Batang, Dinas Kesehatan berupaya menekan angka penyebaran dengan mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi (kespro) mulai dari jenjang SD hingga SMA.

Batang Menyikapi meningkatnya jumlah komunitas Lelaki Seks Lelaki (LSL) di Kabupaten Batang, Dinas Kesehatan berupaya menekan angka penyebaran dengan mengoptimalkan pendidikan kesehatan reproduksi (kespro) mulai dari jenjang SD hingga SMA.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Batang Muhammad Wahyudi Agustiana mengatakan, pasca menggelar diskusi bersama Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, direncanakan tiap lembaga pendidikan untuk menyelenggarakan pendidikan kesehatan reproduksi, dengan menyesuaikan jenjang pendidikannya.

“Belum lama ini kami menghadap Bu Pj, didampingi KPA, LSM PEKAT dan FKPB. Intinya remaja harus mendapat pendidikan kesehatan reproduksi yang dikhawatirkan rentan berperilaku seks menyimpang karena ilmu yang belum cukup,” katanya, usai menjadi nara sumber dalam Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS di Balai Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Kamis (1/12/2022).

Remaja akan mendapatkan pemahaman yang benar, apabila diedukasi langsung oleh pihak yang membidangi.

“Kalau pengetahuan itu didapat dari internet tanpa ada penyaringnya, dikhawatirkan mereka akan mencoba-coba,” terangnya.

Setelah diedukasi, nantinya anak akan memiliki rasa tanggung jawab terhadap alat reproduksinya. Terkait fenomena LSL, banyak faktor penyebabnya.

“Munculnya LSL bisa diakibatkan karena pengaruh lingkungan, korban predator berperilaku seks menyimpang,” ungkapnya.

Berdasarkan data tahun 2022 jumlah LSL yang sudah melakukan tes HIV cepat pertama sebanyak 1.949 orang, 109 di antaranya dinyatakan positif HIV/AIDS,” jelasnya.

Di sisi lain ada pula LSL yang disebabkan karena faktor genetik berorientasi seks menyimpang. Untuk penanganannya, pihak Dinas Kesehatan rutin melakukan pemeriksaan kepada penderita tiap tiga bulan sekali.

“Kami juga selalu mengedukasi agar mereka menerapkan pola hidup dan perilaku seksual yang benar serta sehat,” tegasnya.

Ia menambahkan, bagi pelaku LSL yang ingin berperilaku seks yang benar, harus memiliki motivasi kuat dari diri pribadi masing-masing.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ketanggan, Maimun Rosyid mengakui, selama ini masih mempercayakan pendidikan kesehatan reproduksi kepada guru di tiap sekolah.

“Memang di sekolah belum ada materi khusus seputar pendidikan kesehatan reproduksi. Kami serahkan materi itu kepada guru untuk mengedukasi anak menggunakan bahasa pendidikan yang mudah dipahami,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Libur Lebaran Usai, Siswa di Batang Mulai Masuk Sekolah
Batang Suasana hangat menyelimuti hari pertama masuk sekolah pasca-libur panjang Idulfitri. Namun, ada yang berbeda di dapur-dapur sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinanti-nanti rupanya belum mengepulkan asap di hari perdana ini.
30 Mar 2026 Jumadi 103
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Tinjauan Lapangan oleh Pj. Gubernur Jateng Pasca Bencana Gempa Bumi di Beberapa Wilayah Kabupaten Batang
Pj. Gubernur Jawa Tengah melakukan tinjauan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Batang
13 Des 2025 Jumadi 412
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Bupati Batang Tiadakan Pesta Tahun Baru, Diganti Doa Bersama
Batang Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Batang memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api maupun perayaan malam pergantian tahun.
11 Des 2025 Jumadi 51
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Jalan ke Pranten Rusak, Pemkab Batang Siapkan Perbaikan Bertahap
Batang - Keluhan soal kondisi jalan rusak kembali mencuat dalam agenda Sambang Desa yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang di Alun-Alun Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 139
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Bupati Batang Minta, Warga Laporkan Pupuk Dijual di Atas HET
Batang - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meminta masyarakat segera melapor jika menemukan pupuk yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Imbauan itu ia sampaikan saat kegiatan Sambang Desa di Alun-alun Bawang, Kabupaten Batang, Senin (8/12/2025).
08 Des 2025 Jumadi 129
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Lama Menanti, Ribuan P3K Batang Terima SK
Batang - Setelah penantian panjang hingga bertahun-tahun, akhir 2.818 tenaga honorer Pemkab Batang mendapatkan angin segar sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Peningkatan status tersebut dibuktikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang menjadi bukti komitmen untuk memberikan hak-hak yang layak, kepada pekerja di lingkungan Pemkab Batang.
08 Des 2025 Jumadi 184